Klop

Klop Klop merupakan refleksi keprihatinan Putu Wijaya terhadap kondisi sosial negeri ini Lewat cerpen cerpennya yang segar dan menggelitik kita akan menjumpai beragam karakter dan kisah yang begitu dekat

  • Title: Klop
  • Author: Putu Wijaya
  • ISBN: 9789791227933
  • Page: 308
  • Format: Paperback
  • Klop merupakan refleksi keprihatinan Putu Wijaya terhadap kondisi sosial negeri ini Lewat cerpen cerpennya yang segar dan menggelitik, kita akan menjumpai beragam karakter dan kisah, yang begitu dekat dalam keseharian kita, tetapi kerap luput dari perhatian Bahkan, bisa jadi kisah kitalah yang tengah diceritakan oleh Putu Wijaya.

    • Unlimited [Spirituality Book] Ù Klop - by Putu Wijaya ¹
      308 Putu Wijaya
    • thumbnail Title: Unlimited [Spirituality Book] Ù Klop - by Putu Wijaya ¹
      Posted by:Putu Wijaya
      Published :2019-01-26T20:50:17+00:00

    One thought on “Klop”

    1. “Jadi kamu membatalkan kecemburuanmu?”“Bukan!”“Lalu?”“Aku malah tambah iri. Sekarang iri bahkan sudah jadi dengki kepada manusia. Kenapa kami setan mesti selalu dibedakan dengan manusia? Mengapa kalau manusia mau menjadi setan kok gampang amat. Asal mau, kapan dan di mana saja, jreng-jreng-jreng jadi. Kalau tidak bisa, banyak gurunya. Bahkan, otodidak saja sudah bisa. Cukup dengan niat, dengan melakukan secuil kejahatan, manusia sudah otomatis menjadi setan. Paling sedikit disebut [...]

    2. GilaaaaaaaaaaCerpen2nya ambyar semua.Saya jadi ingat alasan kenapa dulu pengen jadi penulis: pengen seperti beliau.Top. Hampir semua cerpen disini saya suka!

    3. Amat disayangkan ketika kumcer sebagus ini harus teronggok menggunung di antara buku-buku diskon Mizan. Cih, akupun membelinya justru saat buku ini sudah susut harganya.Tema yang diangkat dalam kumcer ini memang cukup berat. Kebanyakan berisi pemikiran tentang kondisi sosial politik negeri ini. Rumit memang ketika membincanginya. Tapi setidaknya memberikan pemahaman baru, minimal untuk lebih peka pada keadaan sekitar."Saya kira, karena rata-rata kita sudah apatis. Kita semua sudah dibuat tidak p [...]

    4. Seperti biasa Putu Wijaya banyak menembakkan kritik2 sosial di dalam tulisannya, termasuk di dalam karya terbarunya ini. Beliau menangkap berbagai kasus dalam kehidupan sehari-hari dan mengemas hal tersebut dalam cerita yang sarat nilai filosofis dan arti tentang kehidupan. Tidak bosan untuk dibaca berkali-kali, sesuai dengan permasalahan di negeri kita yang mungkin terjadi berulangkali pula.

    5. this is huge. Indonesian need a reflection so the people could see themselves clearly. Pak Putu Wijaya told the readers that human lives their life as somebody else, or anything else. as a tree, as a horible zombie, as a death man walking, as their role.

    6. ternyata saya belum menulis review untuk buku inica lagi ah ;))saya pengagum karya pak Putu Wijaya.--saya dengar berita beliau tengah sakit, semoga beliau cepat pulih dan selalu sehat.iin :)

    7. Recommended!Setiap kata, setiap kalimat memiliki makna yang sangat dalam dan jujur. Penggambaran tentang negara ini yang penuh dengan setan berwujud manusia dan manusia yang tidak punya otak, hati dan kemaluan.

    8. Ini buku gila! gila kerennya :Dbuku ini memaksa kita untuk merenung. Kita seperti ditohok bertubi2 saat membacanya. Recommended lah

    9. Ada dua tema utama dalam buku ini, yaitu ketamakan manusia dan cinta tanah air yang diceritakan dengan sangat khas Putu Wijaya

    10. #44 - 2013sebenarnya ide-ide cerpennya menarik, sesuai dengan kondisi kekinian. cuma it's not my cup of coffee.

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *