Kepada Apakah

Kepada Apakah Ram seorang mahasiswa filsafat yang juga pemain teater menghadapi pertanyaan dari dosen Filsafat Etika Apakah yang kamu pahami tentang apakah Sejak pertanyaan ujian tadi yang menguasai pikiranku ak

  • Title: Kepada Apakah
  • Author: Afrizal Malna
  • ISBN: 9786027005402
  • Page: 289
  • Format: Paperback
  • Ram, seorang mahasiswa filsafat yang juga pemain teater, menghadapi pertanyaan dari dosen Filsafat Etika Apakah yang kamu pahami tentang apakah Sejak pertanyaan ujian tadi yang menguasai pikiranku, aku ingin memutuskan semua hubungan dengan apa pun Aku ingin berada di luar semua ikatan yang telah menciptakan banyak kerumitan Melepaskan ikatan sirkuit yang menyebalkanRam, seorang mahasiswa filsafat yang juga pemain teater, menghadapi pertanyaan dari dosen Filsafat Etika Apakah yang kamu pahami tentang apakah Sejak pertanyaan ujian tadi yang menguasai pikiranku, aku ingin memutuskan semua hubungan dengan apa pun Aku ingin berada di luar semua ikatan yang telah menciptakan banyak kerumitan Melepaskan ikatan sirkuit yang menyebalkan antara kehidupan dan kematian Melepaskan ikatan antara kata benda dengan kata sifat.Pertanyaan itu menguasai pikiran Ram sepanjang perjalanan ke beberapa kota di Jawa dan Ternate Pikiran pikiran yang seringkali dipengaruhi ilusi dan halusinasi Membuat perbedaan tipis antara imajinasi dan kenyataan Antara Ram dan Wulung, kekasihnya.

    • ó Kepada Apakah || ↠ PDF Download by ↠ Afrizal Malna
      289 Afrizal Malna
    • thumbnail Title: ó Kepada Apakah || ↠ PDF Download by ↠ Afrizal Malna
      Posted by:Afrizal Malna
      Published :2018-05-27T20:24:03+00:00

    One thought on “Kepada Apakah”

    1. Tidak mudah memahami novel Kepada Apakah karya Afrizal Malna, penyair senior berkepala plontos yang buku puisinya "Mesin Penghancur Dokumen" menerima anugerah Khatulistiwa Award 2013 untuk katergori puisi. Dari judul yang bernuansa filsafat "Kepada Apakah" dengan covernya yang unik berupa daun telinga yang tertusuk panah ini membuat calon pembacanya sulit untuk dapat mengira-ngira apa isi dari novel ini.Novel ini dimulai dengan kalimat, "Apakah yang kamu pahami tentang apakah?", sebuah pertanyaa [...]

    2. Untuk saya, yang memutuskan untuk berhenti membaca buku ini ketika menemukan 'wkwkwk' sebagai cara penulisan tawa di halaman 60, buku ini terlalu rumit. Entah benar rumit atau dirumit-rumitkan atau saya yang tidak sabar. Sudut tokoh berpindah serampangan dan metafor bertaburan. Satu bintang bukan untuk bukunya, tapi untuk saya sendiri sebagai pengingat bahwa ada sebuah buku yang (mungkin) bisa dibaca ketika ilmu mengenai filsafat saya telah berkembang dan kesabaran saya lebih besar ketika review [...]

    3. Membaca "Esai Penutup" pada kumpulan sajak Malna yang berjudul "Museum Penghancur Dokumen" membantu pembaca menikmati novel "Kepada Apakah", novel yang tidak biasa.

    4. Saya tidak bisa bilang apakah karya pertama Afrizal Malna yang saya baca ini memiliki kerampungan ataupun ketidakrampungan karena bisa dinikmati dari segala sisi: depan, tengah, akhir, bahkan sinopsis saja. Awalnya saya tertarik dengan embel-embel 'filsafat' yang ada di deskripsi buku, kemudian lebih tertarik lagi dengan kisah-kisah sial dan derita yang dipaparkan oleh tokoh-tokoh dalam plot cerita antisintaksis yang beberapa kali membuat saya berdecak sambil berkata, "Juancuk!".

    5. Serius aku mau buku ni! Tolong sampaikan niatku kepada mana-mana makhluk yang merasa tau di mana buku ini ada

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *